
angin malam, hembuskanlah angin cinta yang selalu kudamba
sentuhlah hatiku dengan sejuta rasa yang kau miliki
aku ingin selalu merasakannya dikala malam
entah mengapa saat malamlah aku merasakan semua gejolak jiwa
bergemuruh bagai air, rasa hati yang begitu membingungkan
dan hanya malamlah temanku berbicara, mengungkapkannya
saat-saat malam berbintang, air mataku menetes menatapnya
mengingatkanku akan masa lalu, masa lalu yang seharusnya tak kutinggalkan
maaf hanyalah sekedar kata, seribu maaf pun tak dapat mengembalikan semua
semua kenangan tentang cinta, dirinya yang sangat lembut padaku
kelembutan yang dia miliki tak lagi dapat kurasakan dalam cerita
cerita kehidupanku yang begitu rumit, serumit benang yang dulu dapat kau raih
ingin rasa hati kau raih kembali semua kepingan-kepingan merah yang kuretakkan sendiri
tangisanpun tak dapat membuatmu meraih semua itu
semua yang kujalani adalah akibat yang aku buat sendiri
aku akan terus mengenangpun dalam waktu apapun dan dimanapun



